Jumat, 30 November 2012

Ijinkan aku menulis kisah kita..
Ijinkan aku mengenang kisah kita pada tulisan ini..
Ijinkan aku menceritakan kisah kita kepada orang lain..
Ijinkan aku menunjukkan kepada orang lain, bahwa kisah kita itu indah..
Dan semua itu kamu ijinkan aku untuk menulisnya..

Awal yang biasa, tidak ada yang spesial dalam perkenalan kita.
Namun hanya canda tawa yang kita bagi bersama.
Namun semua itu berujung indah saat kita berkenalan.

Suatu pertanyaan yang tiba-tiba kamu tanyakan kepada aku,
"mungkin nggak ya suka sama orang yang baru kenal dari dunia maya?"
Dan entah mengapa, pertanyaan yang kamu tanyakan itu tertuju untuk aku.
Dan itu pun benar, namun kamu gengsi untuk bicara jujur awalnya.

Entah mengapa, rasa yang kamu rasakan sama apa yang saat itu aku rasakan.
Suka, ya.. aku mendadak menyukai dirimu.
Mungkin hal biasa apabila aku menyukai seseorang dari dunia maya.
Tapi entah ada apa dengan rasa yang aku rasa saat aku mengenal dirimu.
Beda, rasa itu beda.
Terasa simpel namun memiliki arti lain.
Dan aku sendiri pun tidak tahu apa itu.

Kamu bertanya kepada ku,
"Aku bingung dengan perasaan ini, jika aku diamkan aku merasa sakit tapi rasa itu gak akan mungkin kita jalani"
Kamu pun bisa menjelaskan 3 poin penting dari dasarnya rasa itu yang nantinya tidak mungkin atau seharusnya kita jalani.
Kamu bilang pada ku :
"1. Rasa ini mungkin hanya suatu khayalan. Khayalan untuk mencintai dan menyayangi kamu.
 2. Kita beda. Keyakinan yang membuat kita beda. Gak mungkin kita melukai hati masing-masing orang tua kita.
 3. Mungkin teman-teman, sahabat aku akan mengira bahwa aku orang tolol atau bodoh. Orang yang bisa mencintai dan menyayangi seseorang yang baru aku kenal, tanpa aku tau siapa dirimu dan kenal pada dunia maya."

Poin-poin itu membuat kamu akan keraguan rasa yang kamu rasakan saat kenal diriku.
Tapi dengan yakin ku, entah dengan dasar apa, aku pun bisa meyakinkan dirimu dengan rasa yang kita rasa.
Dengan mudah, aku menjawab "Kita jalani aja dulu ya.."
Kenapa kalimat itu bisa muncul dan meyakinkan aku untuk menjalani rasa yang kamu rasakan juga.
Rasa nyaman.. Nyaman dimana aku bisa bercanda tawa, nyaman dimana aku bisa cerita dan curhat sama dirimu. Nyaman akan perhatian yang kamu berikan kepada aku.